Popular Posts

Thursday, 29 May 2014

Tanpa terkilan di hujung denai

Tanpa Terkilan di hujung denai


Bangkitlah! usai sudah saat merambat ilusi
Aku melangkah melangkaui batas waktu
Gesaan yang kian terlalu memburu
Aurora ingat yang melata di petala lelangit kehidupan
Indah menghijau ada kalanya membiru
Menghiasi warna-warna igauan nan bersilih
Arus garis usia nan merunut memagnet rasa
Nah! Segalanya ditarik ke pundak ingat
Apa daya yang bisa menyanggah hadir itu?

Maya rupa yang mendiami kamar kalbu
Elok diam tak berganjak seabad usia
Nak disanggah kan  menyinggung tenang jiwa nan meluluh
Entah nanti membangkit lara menghiris luka
Ruang yang menghimpun kecewa kian membukit hampa
Usah atau harus dibongkar menjadi dilema merambat waktu
Siang jadi malam yang kian kelam hingga  fajar menjelma
Kalau dan jika kalau fajar masih sudi menyinsing
Aurora semalam berganti sang pelangi tujuh warna
Nantinya bebunga harap kan kembali berputik

Hai ... damailah jiwa-jiwa nan pasrah!
Impian itu milik mutlakmu melakar kisah
Dan pastinya nyata  bukan haqmu menuntut
UrusanNya mengukir taqdir buat  seorang hamba
Patuhlah pada riwayat cerita yang telah tercipta

Tanpa rasa kecewa ...
Tanpa ralat merambat jejak ...
Tanpa terkilan di hujung denai ...




-Peace-